Tuntutan Beriman Kepada Rasulullah S.A.W.
“Dan taatilah Allah dan Rasul agar kamu diberi rahmat.”(Ali ‘Imran: 132)
“Katakanlah jika kamu benar-benar mencintai Allah maka ikutilah aku nescaya Allah mengasihi kamu dan mengampun dosa-dosa kamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(Ali ‘Imran: 31)
Jalan untuk mencintai Allah SWT ialah mengikuti Rasulullah SAW dengan penuh rela dan patuh seikhlas hati. Juga mencintai Rasulullah SAW lebih daripada diri sendiri, anak-anak, harta benda dan manusia seluruhnya.
Kecintaan kepada Rasulullah S.A.W. mestilah diterjemahkan dalam setiap gerak geri dan tingkah laku yang mengikuti apa yang disukai Rasulullah SAW dan menjauhi apa yang tidak disukainya.
AR-RASUL QUDWATUNA (RASUL IKUTAN KITA)
Tugas para Rasul ialah menyeru, menyedar, menggembur dan membentuk manusia agar beriman kepada Allah S.W.T. Atau, dengan kata lain, mengajak dan membentuk keperibadian manusia agar tunduk mengabdikan diri sepenuhnya kepada Allah S.W.T. semata-mata. Tugas atau peranan ini dilaksanakan oleh para rasul terhadap umat masing-masing. Muhammad Rasulullah S.A.W. pula melaksanakannya terhadap seluruh manusia. Firman Allah S.W.T. maksudnya;
“Dan Kami mengutuskan kepada setiap ummat itu Rasul (yang menyeru) hendaklah kamu menyembah Allah dan menjauhi taghut.”(An-Nahl: 38)

